Ciri-ciri untuk mengetahui tempat kita berobat adalah tempat sihir atau bukan, antara lain
- Menanyakan nama pasien dan ibunya
- Mengambil bekas milik pasien seperti baju,rambut,dll
- Membaca jampi yang tidak diketahui pasien
- Memberikan jimat kepada pasien
- Memberikan sesuatu kepada pasien untuk ditanam di dekat rumahnya
- Pasien dilarang menyentuh air selama 40 hari
- Ruang berobat dalam keadaan gelap
- Sihir Tafrik
- Sihir Mahabbah
- Sihir Takhyil
- Sihir Junun
- Sihir Khumul
- Sihir Hawatif
- Sihir Nazif
- Dari cinta menjadi sangat benci atau cinta datang secara tiba-tiba dan berlebihan
- Menimbulkan kebencian diantara saudara
- Bersihkan rumah atau tempat tinggal kita dari hal-hal yang menghalangi malaikat masuk (patung, gambar-gambar bernyawa)
- Membuang jimat-jimat yang kita miliki atau pemberian orang lain
- Bentengi diri kita dengan membaca, memahami, menghayati dan mengamalkan Al-Qur'an
- Bersihkan rumah dari musik-musik dan alat-alatnya
- Pertahankanlah keadaan wudhu kita
- Ketika berobat jangan berikan orang atau sanak saudara kita yang diobati sendirian hanya dengan si dukun terutama wanita
Letakkanlah tangan kita ke kepala pasien dan bacakanlah urutan ayat berikut ke telinganya:
- Surat Al-Fatihah
- Surat Al-Baqoroh ayat 1-4
- Surat Al-Baqoroh ayat 102 (secara berulang-ulang)
- Surat Al-Baqoroh ayat 163-164
- Surat Al-Baqoroh ayat 255
- Surat Al-Baqoroh ayat 285-286
- Surat Ali-Imron ayat 18-19
- Surat Al-A'raaf ayat 54-56
- Surat Al-A'raaf ayat 117-122 (30 kali)
- Surat Yunus ayat 81-82 (berulang-ulang)
- Surat Thaha ayat 69
- Surat Al-Mu'minin
- Surat Ash-Shaffat ayat 1-10
- Surat Al-Ahqof ayat 29-32
- Surat Ar-Rahman ayat 33-36
- Surat Al-Hasyr ayat 21-24
- Surat Jinn ayat 1-9
- Surat Al-Ikhlas (berulang-ulang)
- Surat Al-Falaq (berulang-ulang)
- Surat An-Naas (berulang-ulang)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar